Selasa, 31 Juli 2012

Kiat Memperlambat Kerontokan Rambu

Kiat Memperlambat Kerontokan Rambut

Penulis : Lusia Kus Anna | Senin, 30 Juli 2012 | 11:02 WIB

Kompas.com - Seperti halnya bagi wanita, para pria juga menganggap kerontokan rambut sebagai masalah besar. Sayangnya sebagian besar kasus kerontokan rambut para pria disebabkan oleh faktor keturunan.

Jenis penipisan rambut pada pria disebut juga dengan istilah kebotakan khas pria (male pattern baldness). Tanda-tanda yang jelas adalah mundurnya garis rambut, tumbuhnya titik kebotakan pada pusat rambut atau keduanya.

Menurut American Hair Loss Association, kebanyakan pria mengalami penipisan rambut di usia 50 tahun, namun ada juga yang sudah mulai di usia 21 tahun. Meski begitu faktor keturunan tidak bisa disalahkan sepenuhnya atas kebotakan tersebut. Sekitar dua pertiga pria mengalami kebotakan karena berbagai sebab, misalnya obat-obatan, kekurangan zat gizi, dan juga stres.

Karena faktor keturunan tidak bisa diubah, penipisan rambut oleh penyebab yang bukan genetik itu masih bisa dicegah. Misalnya saja dengan manajemen stres yang lebih baik serta pengobatan yang tepat. Beberapa obat yang diketahui memiliki efek samping kerontokan rambut antara lain obat pengencer darah dan obat untuk penyakit psikiatri.

Beberapa penelitian juga mengaitkan kebiasaan merokok dengan kebotakan pada pria. Karena itu mereka yang punya keturunan rambut botak, disarankan untuk menjauhi kebiasaan buruk ini.

Anda juga bisa memicu kesuburan rambut dengan mengonsumsi makanan yang kaya asam lemak omega-3 seperti salmon atau kacang-kacangan. Makanan tersebut kaya akan protein dan mineral yang sudah banyak direkomendasikan oleh dokter untuk pasien kemoterapi.

Sumber :

5 Rahasia Tubuh Selalu Bugar

5 Rahasia Tubuh Selalu Bugar

Penulis : Bramirus Mikail | Senin, 30 Juli 2012 | 16:14 WIB

|

Sesuaikan kebutuhan latihan Anda dengan peralatan yang tersedia di gym


1. Hindari pemanis buatan
Ada beberapa jenis makanan/minuman yang harus Anda hindari seperti misalnya diet tinggi soda atau cairan yang mengandung pemanis buatan. Mengapa? Karena konsumsi soda atau pemanis buatan secara berlebih hanya akan memicu naiknya bobot tubuh seseorang. Jika Anda berencana menurunkan berat badan, hindari segala bentuk konsumsi cairan yang mengandung pemanis buatan.

2. Banyak minum air putih
Anda harus minum segelas air lebih banyak setiap kali melakukan aktivitas fisik.  Seorang atlet seharusnya lebih sering mengisi tubuh mereka dengan oksigen karena hampir selalu terlibat dalam banyak aktivitas fisik. Minum lebih banyak air akan membantu tubuh Anda menerima oksigen dan menjaga tubuh tetap terhidrasi.

3. Biarkan tubuh istirahat
Beberapa atlet biasanya melibatkan diri mereka ke dalam aktivitas fisik yang berlebihan setiap hari. Yang benar adalah Anda harus menyeimbangkan waktu latihan setiap minggu dan melakukan olahraga secara intens tiga atau empat kali setiap minggu. Jika Anda berencana berlatih maraton, pastikan untuk mengambil setidaknya satu hari untuk beristirahat di antara sesi latihan utama. Jika Anda berlatih lari sejauh lima atau enam mil pada satu hari, sebaiknya batasi diri Anda untuk melakukan aktivitas jalan kaki atau jogging ringan di hari berikutnya. Terlalu memaksakan diri  melakukan latihan berat hanya akan meningkatkan risiko terjadinya cedera.

4. Hindari latihan beban berlebihan
Jika Anda lebih memilih untuk memiliki tubuh kurus sebagai seorang atlet, Anda tentu harus menghindari latihan angkat beban berat yang berlebihan. Mengangkat beban berat akan menyebabkan Anda menjadi lebih kuat, dan otot-otot Anda akan terbangun. Jika Anda berencana membangun otot, hindari untuk mengangkat beban terlalu berat. Bila Anda masih ingin memasukkan latihan angkat beban ke dalam rutinitas latihan Anda, pastikan untuk menambahkan latihan beban kecil ke dalam rejimen latihan Anda.

5. Lebih sering berlari


Atlet yang ingin meningkatkan kelincahan, kecepatan dan fleksibilitas harus lebih sering latihan lari. Berlari adalah cara termudah yang bisa dilakukan seseorang untuk menurunkan berat badan dalam waktu singkat. Dikombinasikan dengan diet sehat, berlari akan membantu Anda mencapai berat badan yang optimal. Jangan lupa untuk mencukupi cairan tubuh segera sebelum dan setelah sesi latihan. Berlari juga akan menyebabkan Anda berkeringat lebih banyak ketimbang melakukan aktivitas fisik lainnya, sehingga sangat penting untuk Anda selalu mengingat minum air putih setiap sepuluh atau dua puluh menit.

Sumber :
Editor :
Lusia Kus Anna

Turunkan Kolesterol dengan Dua Apel Setiap Hari

Turunkan Kolesterol dengan Dua Apel Setiap Hari

Penulis : Lusia Kus Anna | Senin, 30 Juli 2012 | 17:04 WIB

|




Manfaat apel untuk mencegah penyakit jantung tersebut lebih nyata pada perempuan yang sudah menopause. Wanita yang telah menopause memang beresiko tinggi terkena penyakit jantung dan stroke.

Dalam penelitian terbukti, wanita yang selama enam bulan rutin mengonsumsi apel setiap hari kadar kolesterolnya lebih rendah 25 persen dibanding mereka yang tidak makan apel.

Riset yang dimuat dalam jurnal Academy of Nutrition and Dietetics ini menunjukkan setelah tiga bulan, kadar kolesterol total dari kelompok pemakan apel turun sampai 9 persen dan kadar kolesterol jahat turun 16 persen.

Setelah enam bulan, penurunannya lebih tajam lagi, yakni kolesterol total turun 13 persen, dan kolesterol jahat sampai 24 persen.

Sebagai pembanding, dalam penelitian ini para peneliti juga menganalisa responden yang memakan buah prem (prunes). Pada kelompok ini juga terjadi penurunan kolesterol tetapi hanya sedikit.

Para peneliti menyimpulkan bahwa konsumsi apel berukuran sedang sebanyak dua buah setiap hari selama tiga bulan mampu menurunkan kolesterol. Sebelumnya penelitian di Polandia menyebutkan rutin mengonsumsi apel bisa menjauhkan seseorang dari penyakit kanker usus.


Sumber :
dailymail.co.uk

9 Kebiasaan Buruk yang Justru Bermanfaat

9 Kebiasaan Buruk yang Justru Bermanfaat

Penulis : Bramirus Mikail | Selasa, 31 Juli 2012 | 14:48 WIB





1. Minum kopi


Kita semua telah mendengar bahwa kopi terlalu banyak dapat berakibat buruk bagi Anda, tapi ada juga bukti yang menunjukkan bahwa kopi dapat membantu mengatur mood Anda. Kafein akan mengaktifkan zat kimia otak seperti dopamin dan serotonin yang dapat meningkatkan mood, sehingga memberikan dorongan besar ketika Anda membutuhkannya. Studi terbaru bahkan menemukan bahwa perempuan yang minum dua sampai tiga cangkir kopi per hari memiliki risiko 15 persen lebih rendah terkena depresi. Namun, para peneliti tidak menyarankan minum lebih dari satu cangkir sehari, sementara mereka yang belum pernah minum kopi disarankan untuk tidak memulai mencobanya.

2. Minum bir


Mungkin banyak orang akan senang ketika mendengar bahwa minum bir baik untuk jantung. Bir mengandung antioksidan menyehatkan dan menguatkan tulang karena kaya kandungan mineral silikon. Bir hitam mengandung banyak zat besi dan juga dapat membantu meningkatkan kadar kolesterol baik. Untuk mendapatkan manfaatnya peneliti menyarankan untuk minum satu bir per hari (atau kurang).

3. Permen karet


Kebiasaan mengunyah permen karet bisa membantu meningkatkan memori jangka pendek dan panjang (walaupun peneliti tidak yakin mengapa hal ini bisa terjadi). Namun satu hal yang pasti, permen karet dapat membantu Anda menurunkan sedikit berat badan dengan membantu Anda merasa lebih kenyang. Pastikan Anda memilih permen karet bebas gula untuk melindungi gigi dari kerusakan.

4. Tidak mengonsumsi vitamin


Jangan terlalu khawatir jika Anda lupa untuk mengonsumsi multivitamin untuk satu atau dua hari. Penelitian telah menunjukkan bahwa orang yang rajin minum vitamin kebanyakan justru mempunyai kebiasaan yang tidak sehat. Mendapat asupan multivitamin secara teratur tidak akan membuat Anda terhindar dari penyakit, sebaiknya fokuskan diri Anda untuk mendapatkan vitamin melalui makanan yang sehat.

5. Melewatkan waktu olahraga


Jangan menyalahkan diri sendiri hanya karena Anda melewatkan waktu latihan untuk satu atau dua hari. Pada kenyataannya, Anda hanya perlu latihan tiga atau empat hari per minggu untuk tetap bugar. Cobalah untuk tetap aktif setiap hari, sambil mengambil waktu libur di sela-sela rutinitas latihan yang padat. Hal ini memberikan kesempatan tubuh meregenerasi otot-otot yang rusak dan mengisi ulang tenaga.

6. Berleha-leha


Cobalah untuk membuang waktu dan melakukan sesuatu yang membuat Anda tertawa, seperti membaca komik lucu atau menonton acara lawak di TV. Hasil riset di University of Maryland School of Medicine menemukan bahwa ketika orang sedang rileks dan menonton film lucu, pembuluh darah mereka melebar hingga lebih dari 50 persen ketimbang menonton film menegangkan. Tertawa juga memicu senyawa kimia sehat yang membantu meringankan rasa sakit dan membuat Anda merasa lebih baik.

7. Menghabiskan waktu online
Menurut BBC News, menggunakan internet dapat mengaktifkan bagian otak yang terlibat dalam pengambilan keputusan dan penalaran yang kompleks. Berselancar di dunia maya dapat membantu area tertentu di otak dalam meningkatkan fungsi dan mengembangkan keterampilan penalaran Anda.

8. Marah


Meski kemarahan erat kaitannya dengan risiko depresi, namun luapan emosi ini tidak sepenuhnya buruk. Bahkan, kemarahan sebenarnya dapat membantu Anda membuat keputusan yang lebih baik, mengontrol situasi dan lebih efisien dalam menangani beberapa persoalan. Penelitian telah menunjukkan bahwa kemarahan dapat mengurangi dampak negatif dari stres yang akan meningkatkan denyut jantung dan pelepasan hormon. Anggap saja marah sebagai cara bagi tubuh Anda untuk melepaskan stres dengan cara yang sehat.

9. Menangis
Menangis bisa membuat diri Anda lebih lepas dan membiarkan diri Anda bersikap realistis tentang kondisi yang sebenarnya daripada terus mencoba untuk tetap tegar sepanjang waktu. Suatu studi menemukan bahwa pengantin baru yang mencoba untuk tetap positif tidak peduli tentang keadaan buruk yang menimpanya cenderung mengalami gejala depresi di kemudian hari. Membiarkan diri Anda untuk bersikap realistis atau bahkan sedih terhadap situasi yang Anda hadapi akan jauh lebih baik daripada harus menahan emosi.

Sumber :
Editor :
Lusia Kus Anna

Ingin Panjang Umur? Kurangi Porsi Makan

 

Ingin Panjang Umur? Kurangi Porsi Makan

Penulis : Lusia Kus Anna | Selasa, 31 Juli 2012 | 14:03 WIB




Demikian nasihat dari Dr.Michael Mosley, presenter acara sains di BBC. Ia menyebutkan bahwa riset-riset yang sedang berlangsung semakin mengarah pada laju metabolisme yang tinggi (bagaimana tubuh memakai energi untuk fungsi organ), adalah faktor risiko terjadinya kematian dini.

Mosley juga mengambil contoh masyarakat Jepang dan Amerika Serikat yang sekarang melakukan diet rendah kalori cenderung berusia lebih panjang dibandingkan angka harapan hidup secara global.

"Sudah jelas bahwa penuaan adalah produk dari laju metabolisme yang tinggi yang akan berubah meningkatkan radikal bebas. Bila kita memaksa tubuh untuk membatasi kalori atau dengan berpuasa, maka tubuh akan beradaptasi dan metabolisme melambat," katanya.

Mosley juga mengatakan ia tidak percaya pentingnya makan tiga kali sehari karena apa yang kita anggap sebagai rasa lapar terjadi karena faktor kebiasaan.

Dia menyarankan agar kita membatasi kalori sekitar 600 setiap hari atau kurang lebih setara dengan sepotong hamburger di restoran cepat saji. Selain itu berpuasa menurutnya juga sama efektifnya untuk memperlambat metabolisme tubuh.

Kedua hal itu, puasa atau membatasi kalori, akan mengurangi hormon IGF-1. Hormon tersebut sebenarnya menjaga dan memperbaiki jaringan, namun dalam kadar yang tinggi hormon ini justru memicu kanker dan penuaan.

Penelitian yang dilakukan oleh Institute of Health Ageing dari Universitas College London menyebutkan mengurangi asupan kalori sampai 40 persen dari yang bisa kita makan bisa memperpanjang usia sampai 20 tahun.

"Jika Anda mengurangi asupan makan tikus di laboratorium sampai 40 persen, mereka akan hidup 20 persen lebih lama. Pada manusia itu berarti sekitar 20 tahun. Dan hal itu terbukti pada seluruh organisme, bahkan pada anjing labrador," kata peneliti.

Sumber :
dailymail.co.uk